Bagaimana cara meningkatkan produktifitas di kantor: Pergi liburan

  • 30 July 2018 | 00:00

Ini mungkin terlihat berbeda dengan kenyataan yang ada pada umumnya, tetapi salah satu cara terbaik untuk menjadi lebih bahagia dan lebih produktif di kantor adalah dengan meninggalkan sejenak rutinitas tersebut. Dengan pergi liburan, semua karyawan dapat menikmati manfaat yang diberikan perusahaan, serta karyawan juga merasa lebih dihargai sebagai aset berharga di perusahaannya. Terlepas liburan tersebut selama seminggu di pantai di Meksiko, pendakian di Pegunungan Alpen atau perjalanan ke Las Vegas, hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin jauh dari perusahaan, semua baik untuk bisnisnya.


Liburan lebih banyak, produktifitas meningkat
Sebuah studi internal yang dilakukan oleh firma audit EY di Amerika Serikat dan Kanada menemukan bahwa untuk setiap 10 jam liburan yang diambil oleh seorang karyawan, kinerja mereka akan meningkat sebesar 8%. Penelitian ini juga mengungkapkan bahwa retensi karyawan memiliki hubungan dengan waktu liburan, dimana setiap 40 jam waktu liburan yang dihabiskan akan mendorong karyawan untuk tinggal delapan bulan lebih lama di perusahaannya. Pesan serupa juga muncul dari studi tingkat makroekonomi. Negara Meksiko memiliki produktivitas terendah di antara 38 negara OECD pada tahun 2015 - dengan hak liburan berbayar terendah, yang dimulai hanya dalam enam hari.

Menghilangkan stres
Bagi karyawan, liburan adalah kesempatan untuk mengisi ulang tenaga mereka dan memberikan keseimbangan kehidupan kerja yang sering kali dibebankan kepada karyawan. Stres dari beban kerja kantor dapat menyebabkan pengambilan keputusan yang buruk, sikap negatif yang dapat mempengaruhi rekan kerja, kesehatan mental dan fisik yang buruk, kasus kelelahan dari karyawan. Stres dan kelelahan yang menyertainya juga dapat meningkatkan risiko untuk kecelakaan di tempat kerja, ketidakhadiran, dan kurangnya keterlibatan karyawan. Dengan stres yang diperkirakan membebani perekonomian AS $ 300 miliar per tahun, liburan dapat menjadi solusi yang tepat untuk mengatasi tekanan-tekanan ini.

Meningkatkan kreatifitas dengan perjalanan ke luar negeri
Kita tahu bahwa waktu libur dapat memulihkan antusiasme dan kreativitas manusia, serta membawa nilai nyata bagi perusahaan dalam hal keterlibatan dan ide-ide yang baru. Tetapi ternyata dengan pergi liburan di luar negeri, dapat menawarkan lebih dari sekedar istirahat dan penyembuhan fisik. Studi yang dilakukan oleh para peneliti dari University of Illinois dan Northwestern University di AS, INSEAD di Perancis, dan Singapore Management University menemukan bahwa pengaruh dari budaya lain sebenarnya dapat meningkatkan kreativitas. Sejauh mana orang telah mengalami budaya asing "secara positif akan terkait dengan kinerja kreatif (insight learning, remote association,idea generation) dan proses kognitif yang mendukung kreativitas (pengambilan pengetahuan yang tidak konvensional, rekrutmen ide dari budaya asing untuk pengembangan ide kreatif ). "

Tantangan bagi UKM (Usaha Kecil dan Menengah)
Selain perusahaan besar, semua manfaat liburan ini juga dapat diterapkan di UKM – sebagai contohnya adalah pengalaman nyata dari Simpliflying dan Sagmeister & Walsh (lihat di bawah). Namun, banyak juga UKM yang melewatkannya. Di negara Inggris, lebih dari separuh pemimpin UKM hanya mengambil lima hari libur atau kurang selama tahun 2016, dengan lebih dari seperlima tidak mengambil libur sama sekali. Sebuah penelitian di Selandia Baru menemukan bahwa 13% dari para pemimpin UKM tidak mengambil liburan dalam 12 bulan sebelumnya. Risiko dengan sikap seperti itu adalah bahwa mereka menciptakan efek domino, dimana karyawan mereka akan merasa tidak dapat mengambil hak liburan mereka.

Kebijakan liburan yang nyata
Untuk mengimplementasikan hal ini, manajer UKM dan perusahaan besar memiliki berbagai pilihan, salah satunya dengan menentukan prioritas terlebih dahulu serta memperkenalkan kebijakan ‘use it or lose it’, meskipun dengan beberapa fleksibilitas didalamnya. Salah satu kisah sukses paling terkenal di negara Amerika Selatan adalah transformasi SEMCO Brasil dari perusahaan $ 4 juta pada tahun 1982 menjadi $ 212 juta pada tahun 2003, dengan menggunakan pendekatan SDM yang mencakup wajib liburan. Dalam buku larisnya Maverick, CEO Ricardo Semler menuliskan bahwa “Anda harus mengambil liburan selama 30 hari setiap tahun. Ini penting untuk kesehatan Anda dan kesejahteraan perusahaan. Tidak ada alasan cukup baik untuk mengumpulkan hari libur dikemudian hari. ”Bagi karyawan perusahaan, proses perencanaan liburan dengan manajer juga dapat dibuat lebih mudah melalui HR software, bukan dengan formulir kertas.

Meningkatkan keseimbangan hidup dalam bekerja
Untuk melengkapi pendekatan ini, perusahaan juga harus mengatasi tantangan yang mendasari di tempat kerja saat ini, seperti stres dan keseimbangan kehidupan kerja. Program kesehatan dapat mengatasi masalah ini, membantu karyawan untuk meningkatkan keterlibatan dalam bekerja, kinerja, dan rasa kesejahteraan mereka melalui berbagai layanan dan fasilitas. Sodexo berbagi tujuan dalam meningkatkan kualitas hidup di tempat kerja. Tim kami dapat mendesain program Wellness yang memungkinkan perusahaan untuk menyediakan yang terbaik bagi karyawan mereka serta menyadari potensi aset mereka yang paling berharga.

Contoh Kasus: Satu tahun untuk mengisi ulang baterai


Stefan Sagmeister, seorang desainer grafis dan salah satu pendiri dari Sagmeister & Walsh, meningkatkan kinerja perusahaannya dengan menutup perusahaan desain New York City selama satu tahun setiap tujuh tahun.


Bagaimana satu tahun libur bisa cocok dengan kehidupan kantor?
Kita menghabiskan sekitar 25 tahun pertama untuk belajar, kemudian 40 tahun lagi bekerja, dan sekitar 15 tahun untuk pensiun. Saya pikir mungkin akan membantu untuk memotong lima dari tahun-tahun pensiun dan menyelingi mereka di antara tahun-tahun kerja. Itu jelas menyenangkan untuk diriku sendiri. Tetapi mungkin yang lebih penting adalah bahwa pekerjaan yang keluar dari tahun-tahun ini mengalir kembali ke dalam perusahaan dan masyarakat pada umumnya.

Bagaimana dengan keuntungan dari Sagmeister & Walsh?
Cuti panjang yang pertama membawa hasil yang sangat baik untukku. Saya benar-benar bersenang-senang sepanjang tahun. Secara finansial, apabila dilihat dalam jangka panjang, itu benar-benar berhasil. Karena kualitas yang dihasilkan meningkat, dan kami bisa mengajukan harga yang lebih tinggi. Yang terpenting yaitu semua yang kami lakukan dalam tujuh tahun setelah cuti panjang pertama, adalah hasil dari pemikiran satu tahun itu.

Adakah contoh lain yang ingin Anda tunjukkan?
Tujuh tahun dan satu tahun cuti panjang adalah 12,5% dari waktu saya. Sejak tahun 1930-an, 3M memberikan semua insinyurnya kebebasan untuk menciptakan apa pun yang mereka inginkan selama 15% dari waktu bekerja. Scotch tape keluar dari program ini, dan Art Fry mengembangkan catatan tempel (Post It). Banyak orang berpikir bahwa Ferran Adria adalah koki terbaik di dunia dengan restorannya di sebelah utara Barcelona, El Bulli. Dia menutupnya lima bulan setahun untuk bereksperimen dengan staf dapur lengkap ... dan dia memiliki 2,2 juta permintaan untuk pemesanan.

Wajib liburan: Jawaban untuk karyawan yang menghabiskan waktu terlalu lama di kantor?
Tahun 2016, perusahaan strategi penerbangan global SimpliFlying mewajibkan 10 karyawan untuk mengambil cuti seminggu sekali setiap tujuh minggu. Bagi CEO Shashank Nigam, kebijakan tersebut telah berhasil bagi karyawan dan perusahaan.

Apa pemikiran di balik kebijakan tersebut?
Tujuan dari eksperimen ini adalah untuk beristirahat dari pemikiran dan pekerjaan berat serta menemukan "ruang". Tentu saja, awalnya agak membingungkan mereka tetapi kuncinya adalah para karyawan harus benar-benar terputus dari pekerjaan. Hanya ada satu aturan sederhana: “Balas ke email dan Anda tidak akan dibayar. Bereaksi terhadap pesan dari kantor dan Anda tidak akan dibayar untuk minggu itu. "

Bagaimana dengan hasilnya?
Kami memiliki manajer untuk masing-masing anggota tim, yang akan menilai diri mereka sendiri sebelum dan sesudah liburan. Hasilnya? Tingkat kreativitas naik 33%, tingkat kebahagiaan naik 25%, dan produktivitas meningkat 13%. Dalam beberapa kasus, anggota tim yang kembali dapat membuat dokumen prosedur operasi standar yang terperinci dalam satu hari dan bukannya dalam dua hari.

Apa lagi manfaat bagi karyawan?
Kami menemukan bakat kami yang tersembunyi, sering bepergian, menghabiskan waktu bersama keluarga dan orang-orang yang kami cintai. Manusia itu beraneka ragam dan membuat seseorang hanya melakukan satu jenis pekerjaan atau untuk memastikan nilainya berdasarkan pekerjaan sehari-hari tidaklah tepat. Ketika kami diberikan kebebasan untuk mengeksplorasi bakat ganda kami, kami berkembang sebagai individu.

Sumber:
1. www.businessnewsdaily.com
2. time.com
3. www.fusionhealth.com
4. www.stress.org
5. cmc.thecreativeconnections.com
6. www.aldermore.co.uk
7. www.scoop.co.nz
8. Ricardo Semler, Maverick!: The Success Behind the World’s Most Unusual Workplace, 2011 

Rekomendasi

Komentar

Alamat email Anda tidak akan ditampilkan, mandatory field ditandai dengan *